Thursday, December 26, 2013

2 Kampung Tradisional Yang Menjadi Wisata Budaya Menarik di Kabupaten Garut



Kabupaten Garut bukan hanya terkenal akan makanan dan wisata alamnya saja yang selalu menjadi primadona dan sekaligus tujuan utama yang menarik para wisatawan, baik wisatawan lokal maupun mancanegara. Akan tetapi di Kabupaten Garut juga kaya akan tradisi para leluhur yang masih kental dan dilestarikan oleh para keturunannya. Hal ini dibuktikan dengan adanya 2 kampung adat yang masih memakai budaya dan kebiasaan leluhurnya dan tidak terpengaruhi oleh adat modern. Yaitu Kampung adat Dukuh dan kampung adat Pulo. Kedua kampung adat ini selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan lokal maupun mancanegara. Mereka yang berkunjung ke tempat ini mempunyai maksud dan tujuan yang berbeda-beda, ada yang bermaksud berjiarah ke makan leluhur tempat ini, ada juga yang bermaksud untuk bahan penelitian, bersantai, menikmati alam, dan juga sebagai sarana edukasi bagi para pelajar yang ingin mengetahui kebudayaan dan sejarah.
1.       Kampung Pulo

yaitu suatu kampung yang terletak di suatu daratan yang dikelilingi oleh situ ( danau ) Cangkuang. Yang berada di kawasan desa Cangkuang kecamatan Leles Kabupaten Garut. Di kampung ini, hanya terdapat 6 buah rumah yang saling berhadapan dengan ditambah satu buah mesjid. Tak ada sarana modern yang dapat anda jumpai di kampung ini. Semua serba tradisional bahkan tanpa lampu yang menerangi rumah-rumah penduduk di kampung ini. 

Akan tetapi anda akan disuguhkan dengan pemandangan lam sekitar yang masih sangat asri, ditambah dengan adanya bangunan Candi di sekitar lokasi dengan nama Candi Cangkuang. adanya sebuah candi ini karena dahulu masyarakat sekitar beragama Hindu. Sampai akhirnya datang seorang Embah Dalem Arif Muhammad seorang prajurit Mataram yang menetap ditempat ini dan menyebarkan agama Islam sampai beliau wafat dan dimakamkan tidak jauh dari lokasi candi.
2.       Kampung Adat Dukuh

Kampung adat ini berada sekitar 120 Km dari kampung adat Pulo. Kampung adat Dukuh sendiri terletak di desa Ciroyom Kecamatan Cikelet Kabupaten Garut. Lokasi kampung ini hanya sekitar 5 km dari pantai selatan Garut. Seperti halnya kampung pulo, kampung adat dukuh juga masih tetap melestarikan adat budaya para leluhurnya. Akan tetapi banyaknya rumah lebih banyak dibanding dengan rumah yang ada di kampung adat Pulo tapi kampung Dukuh lebih alami dan sederhana. Kebiasaan lainnya yang ada di kampung ini yaitu masyarakat sekitar dukuh dalam dilarang untuk bermewah-mewahan seperti halnya jaman sekarang. Bila anda berkunjung ke kampung adat dukuh ini anda akan disuguhi dengan pemandangan alam yang masih alami dan terjaga keasliannya khas alam Priangan.
Melestarikan budaya bangsa adalah modal bagi bangsa ini untuk lebih dikenal dengan baik oleh bangsa lainnya. Dengan perantara para wisatawan yang yang terhibur dan merasa puas maka bangsa menjadi harum dan memancarkan panorama keindahan dimuka bumi ini.


2 comments:

About Me

Share By Download Blogger Templates Free